Selamat datang di website resmi Pengadilan Tinggi Agama Samarinda

features Beranda

 
Print

RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN SAPM

PENGADILAN TINGGI AGAMA SAMARINDA

 

Samarinda |www.pta-samarinda.net [02/02/2018]

“Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu (SAPM) merupakan suatu bentuk komitmen Mahkamah Agung, khususnya Badan Peradilan Agama, dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar'iyah yang berorientasi kepada prinsip efektif dan efisien untuk mewujudkan pelayanan prima bagi pengguna jasa pengadilan. Secara umum Akreditasi Penjaminan Mutu untuk mewujudkan peforma/kinerja peradilan Indonesia yang unggul/prima (Indonesia Court Performance Excelent ICPE). Serta membangun semangat perubahan yang dimulai dari perubahan hal yang kecil ataupun sederhana yang berlangsung secara terus-menerus yang dilakukan bersama-sama dan dimulai dari sekarang”. Demikian sebagian dari sambutan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda ketika membuka acara Rapat Koordinasi Pelaksanaan dan Pelatihan SAPM pada 7 Pengadilan Agama se wilayah Pengadilan Tinggi Agama Samarinda.

Kegiatan ini merupakan persiapan untuk pelaksanaan penilaian Akreditasi Penjaminan Mutu tahap selanjutnya setelah dilaksanakan penyerahan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu Pengadilan Agama tahap pertama yang dilaksanakan di Makassar pada 29 November 2017 lalu. Diundang untuk menghadiri kegiatan ini para Sekretaris Tim SAPM dan para Assessor Internal dari 7 Pengadilan Agama yang belum mendapatkan Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu serta seluruh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Samarinda. 7 Pengadilan Agama tersebut yaitu :

1. Pengadilan Agama Tanah Grogot

2. Pengadilan Agama Tanjung Redeb

3. Pengadilan Agama Tanjung Selor

4. Pengadilan Agama Tarakan

5. Pengadilan Agama Bontang

6. Pengadilan Agama Sangatta

7. Pengadilan Agama Nunukan

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 2 Februari 2018 ini dipandu oleh Assessor Eksternal dan Trainer dari Pengadilan Tinggi Agama Samarinda. Para peserta yang hadir mendapatkan materi dimulai dari pengenalan Akreditasi Penjaminan Mutu hingga materi teknis pelaksanaannya, sehingga diharapkan mereka yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi trainer bagi satuan kerjanya masing-masing.