Selamat datang di website resmi Pengadilan Tinggi Agama Samarinda

features Beranda

 
Print

RAMADHAN MERIAH DENGAN

CERAMAH AGAMA

Tenggarong | www.pa-tenggarong.go.id [30/05/2017] 

Kultum edisi kedua pada hari Selasa, 30 Mei 2017 diisi oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Tenggarong, Dr. H. Sukri, HC., M.H. Pada kesempatan siang yang cerah, di hadapan seluruh pegawai Pengadilan Agama Tenggarong selepas shalat berjama’ah, Dr. H. Sukri menyampaikan kultum dengan tema “Menempuh Ramadhan yang Berkualitas”

Dr. H. Sukri memulai dengan menyampaikan salah sebuah hadits Rasulullah SAW. yang berbunyi: “Barang siapa mengerjakan puasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka Allah akan mengampuninya dari dosa-dosanya yang telah lalu”.

Beliau menyampaikan bahwa Rasulullah telah menyampaikan agar setiap kita dapat memanfaatkan bulan Ramadhan yang mulia ini untuk melakukan ibadah sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya, karena pada bulan ini banyak keistimewaan dan lipat ganda pahala yang dijanjikan Allah SWT. Pesan Rasulullah ini sudah seharusnya diikuti oleh kita sebagai umat yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Beliau mengilustrasikan dengan sebuah cerita tentang sekelompok pasukan yang dipimpin oleh seorang Komandan. Dalam sebuah perjalanan malam yang melewati sebuah sungai, Komandan memerintahkan kepada para prajurit untuk mengambil baut yang diinjaknya pada saat melewati sungai.

Sebagaimana halnya sifat manusia, para prajurit tersebut juga terpilah menjadi 3 kelompok, kelompok pertama adalah kelompok yang tidak taat kepada pimpinan sehingga ketika melewati sungai, mereka tidak mengambil apapun karena menganggap pesan pimpinan tidak penting. Kelompok kedua adalah kelompok yang acuh tak acuh dan cenderung mengabaikan pesan pimpinan, mereka sesekali mengambil apa yang diinjaknya tetapi lebih banyak tidak mempedulikan. Adapun kelompok ketiga adalah orang-orang yang tergolong taat sehingga mereka mengambil apapun batu yang diinjaknya sehingga tempat perbekalan mereka menjadi penuh.

Keesokan harinya, Komandan pasukan memerintahkan untuk membuka hasil yang didapatnya dan ternyata batuan yang diambil dari sungai tersebut adalah batuan mulia dan permata. Walhasil, kelompok pertama kecewa luar biasa karena tidak mendapat apapun, demikian pula kelompok kedua yang hanya mendapat hasil yang sedikit. Sedangkan kelompok ketiga bergembira dengan hasil emas permata yang diperolehnya.  

Demikianlah gambaran orang-orang mukmin di bulan Ramadhan ini. Barang siapa melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah dengan penuh ketaatan dengan  memanfaatkan Ramadhan dengan baik, maka pahala berlipat ganda yang dijanjikan Allah pasti akan diraihnya.

Di akhir ceramahnya, Dr. H. Sukri mengajak kepada seluruh aparat Pengadilan Agama Tenggarong agar menggunakan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya dalam bulan Ramadhan ini, serta meniatkan seluruh pekerjaan dalam rangka beribadah kepada Allah SWT, sehingga tidak ada penyesalan dalam hidup karena waktu yang berlalu tidak akan dapat kembali lagi.

Bersambung...