Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 dan Hari jadi Mahkamah Agung RI ke-70, Ayo Kerja !!!!
Terjemahan
 


LAYANAN PENGADUAN
Anda Dengar, Lihat, atau Duga KKN ...!
 
Adukan saja ke :
 
0541-733337 Ext. 102
atau email ke :
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

Pengaduan
LPSE Mahkamah Agung RI

Main Menu
Home
Berita
Profil
Visi dan Misi
Alamat Satker
Peta Yurisdiksi
Kumpulan Peraturan
JDIH
Artikel
Mutiara Hikmah
Gallery
Buku Tamu
Info ULP PTA Samarinda
Profil Pegawai
Pimpinan
Hakim Tinggi
Pejabat Fungsional
Pejabat Struktural
Karyawan/Karyawati
Struktur Organisasi
LHKPN
Transparansi Perkara
Biaya Perkara Banding
Info Perkara
Jadwal Sidang
Direktori Putusan
Statistik Perkara
Sub Panmud Hukum
Sub Panmud Banding
Laporan Keuangan Perkara
Kesekretariatan
Sub Bagian Kepegawaian
Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Umum
Transparansi Anggaran
Prosedur Berperkara
Tingkat Pertama
Tingkat Banding
Kasasi
Peninjauan Kembali
Pedoman Perilaku Hakim
UAPPAW/UAPPBW
Laporan UAPPA/B - W
Saurat-Surat UAPPA/B-W
Email
Cek Email
Link PA Se-Kaltim

Pengadilan Agama Tenggarong

banner laptah.jpg
banner_lakip.jpg

 Keadaan Perkara Banding

Bulan OKTOBER 2015

sisa AGT 3
masuk 4
jumlah 7
putus 2
sisa akhir
5

selengkapnya klik disini


  

Waktu sholat untuk Samarinda, Indonesia. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.
Dapatkan Widget Jadwal Sholat!
Admin YM
Hernawan
Status YM
Risni Fitria
Status YM

Info Hukum Terkini :

Wednesday, 04 May 2016
Profil
Info Terbaru
 
Selamat Datang di situs Resmi Pengadilan Tinggi Agama Samarinda
Sosialisasi Aplikasi Backup Sikep
Kamis, 21 April 2016
SOSIALISASI APLIKASI BACKUP SIKEP (ABS)
DI LINGKUNGAN PTA SAMARINDA 
   
verifikasi kepegawaian1.jpg 
Dalam rangka menjaga validasi data kepegawaian pada Mahakamah Agung RI, khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, dari tanggal 18 s/d 20 April 2016 telah dilaksanakan sosialisasi Aplikasi Backup Sikep (ABS) di Aula Pengadilan Tinggi Agama Samarinda yang diikuti oleh Kasubag Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana serta para Operator dari seluruh Satuan Kerja se wilayah Pengadilan Tinggi Agama Samarinda. Acara yang dibuka secara resmi oleh Aidillah, S.H. mewakili Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Samarinda dengan dihadiri oleh  Timur Abimanyu, SH.,MH. (Kasubdit Data dan Evaluasi) dan Lilik Subagyo, S.Kom., MH. (Staf Seksi Data dan Informasi Peradilan) dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI.
Selengkapnya...
 
Artikel
Kamis, 14 April 2016

WANITA DAN GENDER, SUATU KEMITRAAN ?

Oleh: H. Abdullah Berahim*

 

A. Pendahuluan

Alhamdulillah dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa, yang telah menciptakan makhluk-Nya yang bernama manusia ini yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Karena atas curahan rahmat, karunia dan hidayah-Nya jualah tulisan ini dapat disajikan ke hadapan pembaca yang budiman. Shalawat dan salam tidak lupa penulis persembahkan kepangkuan Rasulullah saw yang seharusnya menjadi panutan dan idola kita bersama, mudah-mudahan kita diakui sebagai umatnya yang bakal mendapatkan syafaat Beliau di akhirat kelak. Amin.

Berbicara tentang keberadaan kaum wanita saat ini, di era reformasi, era globalisasi, di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini membuat seolah antara wanita dengan laki-laki sudah tidak ada perbedaan prinsip lagi dalam percaturan berbagai bidang kehidupan modern. Sehingga akhir-akhir ini, sebagaimana kita maklumi bersama bahwa menjelang tahun 2014, kita akan kembali mengadakan pesta demokrasi, pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Jauh-jauh hari sebelumnya partai-partai politik peserta pemilu telah sibuk mempersiap calon legislatifnya. Beberapa parpol bahkan mencari figur yang berasal dari kaum wanita atau perempuan sebagai kiat untuk mendongkrak popularitas partai. Untuk itu dicari wanita atau perempuan ternama untuk dapat dijadikan calon legislatifnya. Wanita yang tadinya sebagian adem ayem tinggal di rumah, atau yang sedang menggeluti professi lain, seperti para artis dan/atau pengusaha mencoba alih profesi menggeluti dunia politik mendaftar atau didaftarkan sebagai calon anggota legislatif, baik untuk caleg DPR, DPD, DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota.

Tidak terkecuali pada lembaga legislatif, banyak dari kalangan birokrat juga saat ini dicari wanita-wanita berprestasi untuk menduduki jabatan atau posisi tertentu dengan alasan gender. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan apabila kita berkunjung ke suatu daerah tertentu menemukan ada beberapa kepala dinas atau pimpinan SKPD yang dengan sengaja lebih memilih wanita dari pada laki-laki, sekali lagi dengan alasan gender.

Bertolak dari situasi dan kondisi yang berkembang di sekitar kita saat ini, penulis mencoba mengajak para pembaca untuk melirik keberadaan wanita dan konteknya dengan gender, karenanya tulisan ini diberi judul “wanita dan gender,  suatu kemitraan?” 

Selengkapnya...
 
Pelatihan SIPP V. 3.1.1
Rabu, 13 April 2016
PEMBINAAN MANAJEMEN PENGADILAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
DAN PELATIHAN SIPP VERSI 3.1.1 UNTUK EMPAT LINGKUNGAN PERADILAN
 
 
Balikpapan| www.pa-balikpapan.go.id [08/04/2016]
 
 
sipp sustain bpp1.JPG

          Bertempat di Swiss Belhotel Balikpapan, Pembinaan Manajemen Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi dan Pelatihan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Versi 3.1.1 untuk empat lingkungan Peradilan yang diselenggarakan oleh EU-UNDP (SUSTAIN), yang merupakan proyek mendukung pembaruan peradilan di Indonesia. Kegiatan yang diikuti oleh 4 orang masing-masing peradilan yang terdiri dari Ketua/Wakil Ketua, Hakim Pengawas, Panitera dan Administrator IT.

          Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 05 s.d 07 April 2016 dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur, Dr. H. Soedarmadji, S.H.,M.Hum. dimana seyogyanya Bpk. Sekretaris Mahkamah Agung RI yang membuka karena suatu hal yang sifatnya mendadak maka yang membuka adalah Bpk. Soedarmadji.

          Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada SUSTAIN, karena SUSTAIN ada untuk memajukan peradilan yang ada di Indonesia, bahkan dengan adanya peningkatan Sistem Informasi Teknologi yang dulunya cepat semakin dipercepat, kata beliau mengibaratkan “seperti jalan kaki dan naik pesawat”. Di lingkungan Pengadilan Negeri sudah tidak asing dengan SIPP dulunya CTS, bahkan beliau merasakan manfaat yang luar biasa, untuk proses Akuntabilitas  dan Outputnya Terhadap publik dapat dirasakan oleh para pencari keadilan. Di akhir sambutan beliau berharap kepada peserta bahwa dengan tambahan ilmu ini tidak meninggalkan tupoksi kita di satker masing-masing, maka manfaatkanlah.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 4 dari 561
Mahkamah Agung RI
Pembaruan Peradilan
Direktori Putusan
Badan Peradilan Umum
Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara
Badan Diklat Hukum dan Peradilan MARI
PTA'S Judgment Asian LII
SIKEP Online MARI

Kepaniteraan MA-RI
Laporan Keuangan Perkara via SMS Gateway
Putusan MA RI

Info Perkara Online
Komdanas MARI

JDIH MA-RI
jdih.gif

JDIH
jdih2.jpg

Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini224
mod_vvisit_counterKemarin349
mod_vvisit_counterMinggu Ini944
mod_vvisit_counterBulan Ini1250
Kegiatan PA se-Kaltim

SUSAHNYA MERAWAT HATI
Oleh : Drs. H. Idris Mahmudy, S.H, M.H.

Pada Ia adalah sasaran pandangan Illahi,
Ia merupakan wadah rebutan diantara Malaikat dan Setan,
Masing-masing ingin mengisi,
Malaikat dengan hidayah, setan dengan kekufuran dan kemaksiatan,

Sukarnya merawat hati,
Bila dipuji ia berbunga terasa luar biasa,
Bila dicaci aduh sakitnya, pencaci dibenci bahkan dendam sampai mati,
Bila berilmu atau kaya, sombong menyesak dada,
Jika miskin atau kurang ilmu,
Rendah hati pula dengan manusia,

Adakalanya kecewa, puncaknya putus asa, Taqdir yang menimpa sulit untuk rela,
Ujian yang datang sabar tiada, jiwa menderita,
Kelebihan orang lain, hati tersiksa,
Kesusahan orang lain, hati gembira, menghina
Menegur orang suka, ditegur hati luka,

Aduhai susahnya merawat hati,
Pantaslah ia digelar raja diri,
Hati-hatilah dengan hati,
Membangun insan sejati ....!

Advertisement